Posted by: Marine Diving Club | August 4, 2008

Danau KAKABAN : Danau Unik yang sedang terancam !Mengapa Danau Kakaban Unik?

Jenis-jenis makhluk hidup yang ditemukan di Danau Kakaban pada dasarnya adalah jenis yang hidup di air laut seperti alga laut, anemon laut, ubur-ubur, spons, ketimun laut atau teripang, kepiting, dan Jenis-jenis ikan kecil lainnya. Selama beribu-ribu tahun mereka telah beradaptasi di danau tersebut
Dimanakah letak Danau Kakaban?
Danau “ubur-ubur” Kakaban berada di Pulau Kakaban yang tidak berpenghuni, yang terletak di Laut Sulawesi di sebelah Utara Semenanjung Sangkulirang, tidak jauh dari Taman Nasional Kutai di Kalimantan Timur. Kakaban, seperti halnya pulau-pulau lain di Kepulauan Derawan masuk ke dalam Kabupaten Berau.
Asal Terbentuknya Danau Kakaban
Pada mulanya danau itu merupakan laguna dari sebuah atol, yang terbentuk dari karang lebih dari 2 juta tahun yang lalu. Pada jaman itu telah terjadi proses pengangkatan selama beberapa ribu tahun, yang membuat terumbu karang di sekelilingnya naik di atas permukaan laut. Lima kilometer persegi air laut terperangkap di dalam pematang dengan ketinggian 50m, menjadikan area tersebut danau air laut. Danau tersebut dikelilingi oleh pohon-pohon bakau dan disekeliling pulau itu sendiri tertutup oleh pepohonan yang lebat. Bagian garis pantai Pulau Kakaban yang menghadap laut dikelilingi oleh terumbu karang yang menurun curam.
Jenis Hewan dan Tumbuhan di Danau Kakaban ?
Terdapat kira-kira tiga spesies alga hijau Halimeda menutupi area dasar danau yang dangkal, dan pada akar pohon-pohon bakau terdapat beberapa tunikata, spons, cacing tabung, kerang setangkup, udang-udangan, anemon laut, teripang, beberapa jenis ular laut, ikan kardinal, dan sedikitnya lima jenis ikan gobi. Beberapa spesies makhluk hidup lainnya belum dapat teridentifikasi. Danau ini diperkaya oleh empat jenis ubur-ubur (Cassiopeia ornata, Mastigias papua, Aurelia aurita dan Tripedalia cystophora), dibandingkan dengan di Palau, hanya dua jenis yang ditemukan. Cassiopeia atau “ubur-ubur terbalik” dapat ditemukan berbaring di dasar danau yang dangkal untuk mendapatkan sinar matahari guna memproses makanannya. Satu lagi yang menarik yang dapat ditemukan di Danau Kakaban, yaitu anemon pemakan ubur-ubur. Anemon ini berwarna putih karena telah kehilangan symbiosisnya dengan alga hijau (zooxanthellae). Anemon ini memakan ubur-ubur yang berenang terlalu dekat dengannya sehingga tentakelnya terjerat. Potensi ekonomi
Kakaban akan menarik perhatian turis-turis mancanegara dengan keunikannya. Sebagai contoh, Danau ubur-ubur yang terdapat di Palau didatangi oleh lebih dari 30.000 pengunjung/turis per tahun. belum termasuk keuntungan finansial lainnya yang didapat melalui fasilitas transportasi, penginapan, dan pajak pendapatan dari pengelola wisata dan badan jasa lainnya. Namun Seperti halnya dengan laut sekelilingnya, organisme di dalam danau Kakaban juga mungkin memiliki zat-zat dengan fungsi obat-obatan, yang terancam hilang sebelum kita mengetahuinya. Perencanaan pengelolaan yang terintegrasi merupakan sarana yang sangat penting untuk mengatur aset nasional ini secara efisien dan berkesinambungan. Aktifitas pembangunan yang bertujuan jangka pendek dapat membahayakan pembangunan di masa depan. Ancaman
Sehubungan dengan potensi pariwisata yang dimiliki, Danau Kakaban dapat terancam apabila tindakan pencegahan tidak dilakukan sejak dini. Ancaman ini dapat berupa dampak yang merusak dengan adanya pariwisata yang tidak terkendali yang menyebabkan polusi, peningkatan sedimentasi, dan kerusakan fisik yang disebabkan oleh pengunjung yang berenang di danau, penggunaan mesin-mesin tempel di danau mengakibatkan terganggunya habitat, punahnya spesies, dan pada akhirnya akan berakibat menurunnya potensi pariwisata. Beberapa aktifitas yang sekarang sedang dilakukan untuk membangun sarana pariwisata di Kakaban yang dapat menimbulkan pengaruh buruk pada lingkungan di sana yaitu:
Sampah-sampah juga ditemukan dekat jalan dan di daerah yang sedang dibangun. Penanggulangan limbah sebaiknya mendapat perhatian yang khusus untuk mencegah polusi yang disebabkan oleh limbah.
Jumlah pengunjung yang tidak terkendali tanpa pengaturan yang jelas dan tanpa adanya pembagian wilayah untuk pemakaian yang berbeda di danau akan berdampak pada kerusakan fisik yang sangat cepat pada komunitas hewan dan tumbuhan yang hidup di daerah danau yang dangkal. Pengalaman di Palau menunjukkan betapa cepat dampak negatif dapat terjadi dan oleh karenanya dibuat peraturan yang melarang pemakaian “sepatu katak ” (fin) di danau guna mengurangi terjadinya kerusakan.
Solusi
Seiring dengan berkembang pesatnya jumlah wisatawan yang datang, dampak negatif yang ditimbulkan akan menjadi perhatian utama pemerintah daerah.Untuk mempertahankan penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan perlindungan akan aset nasional dalam jangka panjang, maka pengelolaan sumber daya alam secara terpadu merupakan aspek yang paling penting.
Apabila ada yang ingin melakukan pengelolaan pariwisata, penting untuk melaksanakan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) atau pengkajian dampak lingkungan dalam rangka memastikan dampak-dampak dari pembangunan resort dan konstruksi. Pertanyaan-pertanyaan seperti daya tampung, pembagian jatah dan skema zonasi harus terjawab, sebelum dampak buruknya sudah semakin nyata. Pembagian wilayah (zonasi) akan menjadi metode yang paling sesuai untuk diterapkan dalam mengatur Kakaban.
Metode ini membagi wilayah-wilayah untuk penggunaan yang berbeda (daerah khusus untuk ekowisata, daerah khusus untuk penelitian, daerah yang dilindungi, dll) sehingga kelestarian dari wilayah ini akan tetap terjaga. Pembangunan fasilitas untuk pariwisata di pulau-pulau sekeliling Kakaban dan pembangunan sistem pembatasan jumlah pengunjung dalam waktu tertentu (kuota) dapat menjamin keuntungan jangka panjang bagi pihak-pihak terkait di tingkat regional, propinsi, nasional, dan internasional
Sumber : http://www.terangi.or.id

Advertisements

Responses

  1. kalo boleh tau carabya gar Pagerank kita menjadi 4 itu apa

    • maaf mas madzz maksud pertanyaannya kurang jelas…mohon diperjelas…
      trimakasih..

  2. wawwwwww………..
    the most beutyfull lake!!!!!!!!!!
    qw bangga bgt pd danau kakabn
    coz itu mrpkn salah1 warisan dunia yang perlu di lestarikan…….
    di jaga y jgn sampe punah begitu saja………

    • ok mas jefry..langka di dunia fenomena seperti ini…menjaga kelestariannya adalah tugas kita semuannya..

  3. gw punya beberapa foto kakaban dan ubur2nya yg lucu itu. berminat?

    CY

    • boleh boleh bang cay…biasanya mantap tu foto fotonnya bang candika…silahkan kirim ke email saja bang nanti saya up date…thks

  4. penasaran banget nih sama kakaban… =)

    bole tanya referensi cara kesana yang aman dan nyaman?
    juga, danau ini cukup aman utk penyelam yg pemula nya bener2 pemula tidak?

    thanks

  5. @ Oci : Banyak cara untuk ke kakaban, tapi harga untuk kesana masih lumayan mahal, karena samapai sekarang belum ada boat reguler kesana (jadi musti sistem carter).
    Dari Balikpapan bisa gunakan Batavia Air, Trigana Air atau Kalstar Aviation ke Tanjung Redeb, Berau. Dari situ lanjut jalan darat ke Tanjung Batu, lalu nyebrang ke Pulau Derawan pakai speed boat. Nah di Derawan banyak yang nawarin trip ke Kakaban (ya sistem carter itu)..

    Untuk dive di danaunya harus extra kerja keras.. soalnya harus siap gotong2 scuba naik turun bukit (danau kakaban terletak di tengah pulau). Biasanya sih cuma snorkling aja di danaunya, dan klo dive ya di area di sekitar jetty pulau Kakabannya.

    Begitu Oci.. selamat bertualang ke Kakaban

    @ MDC : Kapan kalian xpedisi ke Berau? hayuuu laaahhh… mumpung masih ada gw disini.. xexexe
    Btw… ntar foto2 kakaban gw upload di blog gw aja ya

  6. kakaban mantap.,
    tp sayng pulau maratua i i jual m org malaysia gmna ne pmenrinth ne pulau seindh itc i jual g benr ne.,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: